Rabu, 09 November 2011

Kata-kata Bijak Mario Teguh


*          Jadilah manusia yang memiliki 3 prilaku suci, yaitu :
1.       meminta yang sederhana dan jujur
2.     memantaskan atas apa yang kita pinta
3.     bersyukur dengan sesyukur-syukurnya saat menerima yang kita pinta pada Allah SWT.

*          Janganlah menadi manusia yang memiliki pemikiran yang buruk, sebab pikiran buruklah yang menghabiskan waktu kehidupan

*          Buatlah cita-cita yang cukup besar dan menciptakan tindakan yang cukup kecil sehingga mudah untuk memulainya

*          Jika ingin berhasil, mulailah dengan “ Baikkan Hatimu, Besarkan impianmu, dan Sederhanakan Tindakanmu ”

*          Jangan melihat kelemahan seseorang, sebab kelemahan adalah kekuatan yang belum ditemukan kegunaannya

*          Jangan pernah mengambil keputusan pada saat emosi, sebab suatu saat anda pasti akan menyesal

*          Apabila anda memberikan kasih saying yang lebih kepada orang lain, maka anda mendapatkan kasih sayang yang lebih pula dalam kehidupan

*          Jika ingin juara, belajar dari kebenaran dan jika ingin berhasil, belajar dari kesalaha

*          Utamakan pengertian, karena pengertian mendewaskan kehidupan

*          Didalam kehidupan ada 3 urutan karir, yaitu :
1.       melakukan sesuatu yang bisa dilakukan orang lain
2.     melakukan sesuatu yang sulit dilakukan orang lain
3.     melakukan sesuatu yang tidak dapat dilakukan orang lain

*          orang kecil akan menjadi besar, jika melakukan prilaku yang baik

*          orang hebat ialah orang yang digunakan orang lain

Keinginan Hati


 Semua telah dilalui bersama
Saat anda dan tawa ku
Dalam suka maupun dukamu
Tapi …..
Sebuah keinginan hati tlah memenuhi
Kemauan tuk slalu tetap bersama
Keinginan tuk dapat mengartikan mu
Kan mampu untuk memahamimu

Aku coba untuk jujur
Namun ku takut melakukannya
Ku tak ingin akhiri kebersamaan
ku tak mau membentang jarak

biarlah waktu seperti ini
terus dan terus begini
biarkan ku menjaga
hingga kebersamaan berpihak

Pertanyaan untuk Sahabat


Sahabat ……
Pertemuan mengawali perkenalan
Perkenalan melanjutkan pendekatan
Pendekatan menanamkan kepercayaan

Sahabat ……
Lihatlah itu …..
Semua terjadi dengan proses
Segalanya berjalan dengan bertahap

Sahabat …..
Kehidupan adalah suatu keadaan
Keadaan yang dibangun dengan senyuman
Sahabat ……
Kehidupan merupakan sebuah peristiwa
Peristiwa yang dipenuhi dengan kebaghagiaan

Sahabat ……
Apakah kehidupan telah aku ciptakan
Apakah kehidupan ku berikan tuk mu

Semua jawaban ada pada mu
Segala ungkapan hanya dari mu
Apapun itu kan aku terima dari mu

Keinginan Sahabat

Sahabat ……
Memaafkan mu hal yang paling utama
Namun akan kah aku dapatkan maaf dari mu

Aku kan slalu menunggu curahan hatimu
Dan berharap kaulah menjadi sanaranku
Ku tak akan berjanji padamu
Namun kan berusaha tak kan menyakitimu
Semua kan pasti terjadi ……
Jika selamanya kau menjadi sahabatku
Slalu jadi sahabat sejatiku

Gelap Tanpa Senyum


Gelapnya dunia putih ini
Tanpa kehadiran sosok sahabat
Sunyi dalam keramaian hebat
Sendiri dengan keinginan hati
Sulitnya ku menembus gelap
Tanpa sorotan cahaya kesetiaan
Hari-hari hampa terasa
Tanpa rasa dan kebahagiaan
Kesendirian membuatku lupa
Lupa akan senyuman

Pintu BIRO Jalan Keluar,,,,


Waktu Shalat Ashar telah tiba yang membuat tubuh bergerak dan ingin melaksanakannya dengan penuh keikhlasan dan kewajiban diri.
          Dengan niat yang indah, diri ini pergi melangkah dari satu tempat ketempat yang lain tuk temukan sumber air. Hingga pada suatu tempat hati ini senang karena yang di cari pun ditemukan, yaitu Toilet BIRO. Inilah tempat untuk mensucikan diri tuk menghadap sang pencipta. Setelah selesai,,,,,,,
          Kaki melangkah keluar dari Toilet BIRO, dan menuju tempat lain tuk melaksanakan kewajiban shalat, langkah kaki semakin lama semakin mendekati pintu yang diri ini anggap merupakan jalan keluar dari BIRO. Tapi, tak pernah terlintas dipikiran ini akan terjadi hal yang mengejutkan.
          Mata dikejutkan bahwa pintu yang dikejutkan terlihat dengan pintu yang dihiasi dengan gembok yang menggantung tanpa ada rasa bersalah.
          Selain mata, perasaan gemetar juga hadir meramaikan keadaan yang terjadi. Pikiran kalut dan bingung atas apa yang ingin dilakukan. Akan tetapi, jiwa berusaha tuk tetap untuk mencari jalan keluar.
          Sorotan mata terus terpancar dan langkah kaki yang kian bergerak mencari rencana tuk keluar dari tempat yang membingungkan ini. Hingga mata dan kaki terhenti pada satu pintu yang memancarkan cahaya terang dari luar. Tanpa berpikir panjang seluruh tubuh menghampiri pintu tersebut dan ALHAMDULILLAH ini lah “Pintu BIRO Jalan Keluar,,,, ”.

Perjalanan relawan




Dulu relawan ……
Melihat dengan kemauan sebelah mata
Mendekat bersama keinginan yang hampa
Melangkah tanpa penuh kepercayaan
Berjalan pada setengah keyakinan

Tapi sekarang relawan ……
Menjejakkan kaki dengan penuh keyakinan
Memahami hingga keinginan mengelilingi
Mencari tahu sampai kepercayaan menyelimuti

Dan kini ……
Hatinya mampu menepis rintangan
Sehingga …….
Jiwanya dapat menjawab tantangan
Karena ……..
Perjalanan relawan penuh dengan tantangan